Senin, 15 Januari 2018

"... dan dengan segenap akal budimu."

"... dan dengan segenap akal budimu."

Teks: Matius 22:37
37 "Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu."

Shalom, selamat siang saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan. Baru-baru ini saya terlibat dalam suatu diskusi via surel dengan seorang profesor fisika asal Italia, namanya Prof. Adriano Orefice.
Saya lupa persisnya apa diskusi yang mengawali, kalau tidak salah saya menyinggung tentang perlunya semua orang bertobat, termasuk juga para ilmuwan. Saya lalu menyitir teks Mat.22:37, yaitu bahwa kita mesti mengasihi Tuhan "...dengan segenap akal budi."
Namun kemudian rekan saya tersebut mengajukan pendapat yang agak mengherankan. Kira-kira dia berpendapat begini, kata asli yang digunakan untuk "kasih" dalam teks Mat. 22:37 itu adalah "agapeisis," yang artinya adalah bersimpati atau menyambut. Jadi, menurut dia, dia dapat mencintai istrinya (yang sudah almarhum), dia mencintai anaknya, namun dia bersimpati kepada Tuhan. Dia tidak dapat mencintai Tuhan.
Lalu, saya membandingkan beberapa terjemahan teks Mat. 22:37 dalam bahasa Inggris, dan hampir semua menggunakan kata "love." Jadi saya sampaikan kepadanya memang itu maksudnya ayat ini, yaitu bahwa kita mesti mendahulukan Tuhan di atas rasio atau akal budi kita, bukankah Tuhan yang menciptakan semua kapasitas berpikir kita? Terlebih jika kita membandingkan teks ini dengan Ulangan 6:5. Ayat ini menggunakan kata Ibrani "aw-hab", yang menurut kamus Strong artinya adalah "to have affection to..."(1)
Dengan kata lain, saya tidak menemukan rujukan apapun baik untuk kata aw-hab atau agapeisis, yang dapat diterjemahkan sebagai "bersimpati."


A. Beberapa kisah Alkitab
Baiklah kita mengingat sejenak beberapa kisah tentang para sahabat Tuhan:

1. Simon Petrus. Kata "to have affection to" merupakan padanan dari kata "philia" (Yun.), dan itu dapat kita temukan dalam dialog antara Yesus dan Petrus dalam Yoh. 21.
Ketika Yesus menanyakan kepada Petrus: "Apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada semua ini?", Ia menggunakan kata agapas (ay. 15). Dan saya kira yang Yesus maksudkan adalah merujuk kepada Ulangan 6:5 (pada waktu dialog tersebut Injil Matius belum ditulis). Jadi frase "lebih dari semua ini" lebih menyatakan kualitas kasih itu mesti melampaui apapun, yakni Yesus menuntut kasih dengan segenap hati Petrus dan dengan segenap jiwa Petrus dan dengan segenap akal budi Petrus. Dan Petrus menjawab Dia dengan kata philo. Memang banyak tafsiran tentang ketiga pertanyaan Yesus ini, mengapa Dia bergeser dari agape menjadi philia dalam pertanyaan terakhir (ay. 17), namun penafsiran yang cukup bertanggung jawab adalah bahwa pertanyaan Yesus itu mengacu kepada Ul. 6:5 yang kemudian dikutip dalam Mat. 22:37.

2. Abraham. Demikian pula ketika Tuhan meminta Abraham mengurbankan anaknya, dan akhirnya itu dibatalkan setelah Tuhan melihat Abraham benar-benar akan melakukan hal itu. Jika kita membaca teks ini dalam terang Ul. 6:5, bukan persembahan anak-anak yang diminta Tuhan (seperti banyak terjadi dalam upacara penyembahan berhala tradisional), namun Tuhan menuntut Abraham meletakkan prioritas kasihnya yang terutama untuk Tuhan, bukan kepada anaknya yang diperoleh setelah penantian yang cukup lama.
Saya yakin Abraham juga berat hati ketika dalam perjalanan ke gunung bersama Ishak. Namun ternyata Abraham menunjukkan "aw-hab" kepada Tuhan di atas aw-hab kepada Ishak. Dan iman seperti itulah yang membuat Abraham diperhitungkan sebagai bapa orang beriman. Artinya Abraham menjadi teladan bagaimana kita semestinya menempatkan cinta kepada anggota keluarga kita tetap di bawah cinta kepada Tuhan.

3. Ayub. Dia diberkati dengan kekayaan yang berlimpah dan juga keluarga dan anak-anak yang banyak, namun Iblis menuntut untuk mencobai Ayub dengan mengambil semuanya itu. Ternyata kisah Ayub menunjukkan bahwa dalam keadaan tersulit dan berpenyakit parah pun Ayub tidak mau mengutuki Tuhan, bahkan saat istrinya menyuruhnya berbuat demikian.

Beberapa teladan tokoh Alkitab di atas kiranya menjadikan jelas apa maksudnya frase "lebih dari semua ini" yang diminta Yesus kepada Simon Petrus dan juga itu pertanyaan yang diajukan Yesus kepada kita semua yang mengaku pengikut Kristus.


B. "Dan dengan segenap akal budimu"
Dalam frase ini terletak perbedaan dengan Ul. 6:5 di mana kriteria ketiga adalah segenap kekuatan.

"Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu."

Jika demikian, maka kiranya cukup masuk akal untuk melihat bahwa dalam Mat. 22:37 akal budi dianggap lebih penting daripada kekuatan (tubuh). Mungkin dengan pertimbangan bahwa tidak akan ada kekuatan tanpa kehendak yang kuat, dan kehendak senantiasa diawali oleh akalbudi. Coba misalnya Anda diminta mengangkat sekarung terigu seberat 20 kg. Mungkin ada kekuatan namun tanpa kehendak maka niscaya Anda tidak akan mengangkatnya.
Pertanyaan yang langsung menyergap kita adalah: bagaimana caranya mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi?
Izinkan saya memberikan 2 contoh:

1. Bagaimana kita menaati Firman Tuhan tanpa berusaha menundukkannya di bawah rasio. Memang kecenderungan dunia akademis modern terutama sejak era Pencerahan (Aufklarung) adalah segala hal maunya dirasionalisasikan. Misalnya dalam ilmu sejarah, para ilmuwan dilarang untuk memasukkan peran supranatural Tuhan ke dalam narasi sejarah.
Hal ini ikut berimplikasi pada bidang hermeneutik, yang disebut dengan metode "kritik historis"(2), intinya adalah mempreteli teks-teks Kitab Suci dan membedahnya seolah sebagai karya sastra biasa (menolak aspek supranaturalnya). Akibatnya? Ya lalu muncul bermacam teori serba aneh bin mustajab. Misalnya hipotesis JEDP untuk menjelaskan asal-usul 5 kitab Taurat, lalu proyek demitologisasinya Bultmann, dan juga proyek Yesus sejarah seperti yang digaungkan secara ekstrem oleh kelompok Jesus Seminar.(4)

2. Jika Kitab Taurat termasuk Kejadian dianggap merupakan hasil kerja tambal sulam dari kelompok-kelompok yang saling terfragmentasi (JEDP), maka narasi Kejadian lalu dianggap tidak lagi merupakan catatan yang secara historis akurat, melainkan sering disebut sebagai "narasi sakral" (lihat mis. artikel Dr. Anwar Tjen tentang Yerusalem dalam artikel di Kompas baru-baru ini), atau "mitologi sakral." Memang diakui sakralnya, tapi toh derajatnya diturunkan menjadi sekadar mitologi saja.
Kebetulan penulis lumayan menekuni bidang kosmologi, dan dalam salah satu paper terbaru kami (5), kami menunjukkan bahwa adalah mungkin menggagas model penciptaan awal tanpa melibatkan hipotesis titik singularitas di awal penciptaan (Georges Lemaitre). Paper-paper awal Lemaitre jika dibaca teliti lebih termotivasi oleh teori relativitas dan mekanika kuantum ketimbang bersumber dari penafsiran yang setia terhadap narasi Kej. 1:1-5.
Sementara itu, jika kita menafsirkan teks Kej. 1:2 dalam terang teologi Trinitarian, maka dimungkinkan untuk sampai pada hipotesis bahwa alam semesta dulunya memang sudah lama ada (meski tidak berbentuk dan kosong), namun mendadak mengambil bentuk yang mendekati bentuk saat ini (sudden burst into creation). Dengan kata lain, hipotesis "sudden burst creation" ini hendak menunjukkan bahwa penciptaan langit dan benda-benda penerang dalam waktu beberapa hari itu bukan hal yang tidak dapat dimodelkan secara matematis.

Penutup
Demikianlah beberapa contoh telah dipaparkan di atas seputar bagaimana kita semestinya mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi kita. Dengan kata lain, segala bentuk asumsi atau teori yang berasal dari (rasio) mesti ditundukkan di bawah otoritas Firman Tuhan.

Tuhan mengasihi Anda semua.

Versi 1.0: 16 januari 2018, pk. 13:21
VC

Referensi:
(1) http://biblehub.com/lexicon/deuteronomy/6-5.htm
(2) https://christianpublishinghouse.co/2017/01/16/historical-criticism/
(3) https://timeincosmology.com/
(4) http://www.mychristianmind.com/2014/03/the-jedp-theory-is-wrong/
(5) V. Christianto & F. Smarandache. Lihat paper no. 4 dalam buku kami: 10. NEW book! Let the Wind blow: Physics of Wave and Only Wave. (January 2018). Bisa diunduh secara cuma-cuma di url: http://www.academia.edu/35627925/Let_The_Wind_Blows_PHYSICS_OF_WAVE_AND_ONLY_WAVE


Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Mukjizat Tuhan di gurun Negev


Mukjizat Tuhan di gurun Negev

*Mukjizat…!!! Menyaksikan Proses Detik–detik Lahirnya Sungai di Padang Gurun Israel*

Kemarau Panjang Melanda Seluruh Wilayah Israel. Banyak Doa Yang Sudah Di panjatkan Dan Inilah Jawaban Atas Doa Mereka.

Pihak pemerintah Israel mengumumkan kondisi negara dalam keadaan darurat soal pasokan air. Level merah menunjukkan keadaan ini benar – benar membahayakan kehidupan. Hal itu diakibatkan oleh kemarau panjang yang tak kunjung berakhir. Hampir empat tahun, kemarau terus melanda Israel tanpa henti. Parlemen Israel menyatakan belum mampu menemukan solusi untuk mengatasi keadaan sulit ini. Berbagai upaya telah dilakukan namun tidak banyak memberikan hasil. Pasokan air terus menyusut dan semakin gawat darurat. Sungai–sungai seakan hilang ditelan bumi dan level air danau terus menyusut sangat drastis.

Pemerintah tidak tinggal diam. Banyak upaya telah dilakukan termasuk mengadakan "Doa Nasional" untuk meminta hujan. Semua warga Israel yang dikenal dengan sebutan negara Yahudi itu berkumpul di rumah–rumah ibadah seperti Sinagoga. Dan kegiatan doa yang dilakukan terpusat di "Tembok Ratapan". Doa dipimpin oleh para rabi–rabi Yahudi. Siang malam mereka berdoa di Tembok Ratapan dengan tiada henti.

Pada puncak acara doa, Ovadiacq Elihu, seorang Rabi Yahudi berusia sekitar 80 tahun meniup Sangkakala diselingi dengan doa dan nyanyian pujian penyembahan kepada Tuhan Allah Israel yang MahaKuasa. Sesekali ia mengangkat Sangkakalanya tinggi–tinggi, mengingatkan kita kepada Nabi Musa yang selalu mengulurkan tangannya ke atas pada saat menghadapi musuh dan yang selalu berbuah kemenangan. Ia secara terus menerus memanjatkan doa yang tidak biasa dan sulit dipahami. Mirip dengan Doa dalam bahasa Roh. Sambil tak henti–hentinya memanjatkan doa, ia memerintahkan beberapa orang untuk pergi ke sebuah sungai di tengah padang gurun yang ada di dekat bukit–bukit berbatu. Tujuannya untuk melihat apakah sungai itu sudah ada tanda–tanda akan terisi oleh air. Tapi orang suruhan itu segera kembali dan melaporkan bahwa sungai masih tetap kering dan tidak ada tanda–tanda akan datangnya hujan.

Sang Rabi mengajak semua jemaah dan segenap para tua–tua Israel untuk terus berdoa dengan tidak henti – henti sampai sesuatu terjadi. Suara riuh Sangkakala ditambah dengan lantunan doa dalam bahasa Roh yang tiada henti seakan merobek langit di atas kota Suci Tembok Ratapan di Jerusalem. Mukjizatpun terjadi, yang dinantikan pun segera tiba dengan amat mencengangkan. 

Sekumpulan benda putih seperti gumpalan-gumpalan kristal tampak bergulung–gulung dari arah hulu Sungai. Yah, gumpalan putih itu adalah sekumpulan air jernih dalam jumlah yang sangat besar mengalir dengan begitu deras membawa suka cita hingga ke hilir sungai.

Dalam sekejap, sungai itupun dipenuhi oleh air seakan–akan sedang di musim hujan, padahal ini adalah siang bolong di tengah kemarau panjang. Itulah bukti kuasa doa sekaligus memberitahukan kepada kita semua bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang MahaKuasa dan pembuat segala mukjizat seperti yang sudah diberitahukan di dalam kitab suci Alkitab. Yang tampaknya tidak mungkin tapi semuanya menjadi mungkin. *SEBAB, BAGI TUHAN TIDAK ADA YANG MUSTAHIL (Lukas 1:37)*

GOD IS THE LORD WHO DOES MIRACLES


Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Senin, 08 Januari 2018

Relativity Theory against basic Logic


---------- Forwarded message ----------
From: Akira Kanda 


Einstein took another passage to God. He pushed this humane created
relativity theory which denies the absolute replacing it by relative.

Naturally he ended up with the problem of the Principle of Relativity
which was the last ditch effort to rescue the inevitable collapse of the
world view of Relativity. He reduced the relative motion to just constant
speed motion and yet, he ended up with the Time paradox and length
paradox. I debunked their last ditch effort to defend their relative
theory by showing that Einstein's proof for time dilation and length
contraction comes from a thought experiment which also contains a
contradiction. Einstein either did not see this or he deliberately ignored
it to make a case. In either way Physics must repent! [I am talking about
the train power pole thought experiment].

Naturally Time Dilation deduced the so called Twins paradox. Physicists
excuse was pathetic. They used acceleration to "debunk" this paradox. They
said, one of the twin goes out and come back and so he went through
acceperlation. According to them this prevents the paradox of each of the
twins see the other younger. What kind of brain the self-proclaimed King
of Science has? Their reasoning is much worse than elementary school
student's reasoning. I call it disgusting "freemason's reasoning".

1. Special Theory of Relativity works only under the assumption of no
acceleration. This is to protect the Principle of Relativity.

2. Granted it was possible to use acceleration accepting their STR
dynamics which is supposed to deal with accelerating frames without
violating the Principle of Relativity?! Use brain a little more. Again
even an elementary school science student will understand that when both
twins move away completely symmetrically and come back, we still have the
problem. Each will see the other younger.

3. They do not notice that this thought experiment has to discuss the
situation where two twins do not stop and meet. They have to assume that
they pass each other at very close distance.

I have no more time to baby sit these totally spoiled masonic morons who
take themselves too seriously. What kind of nerve do they have to call
themselves the King!? Enough is enough.

As a mathematical logician, I will tell these masonic morons exactly how
they reason and why it is all wrong.

They assume 8=1. From this they rightly conclude 7=0. Now they proceed,
1=0. Then they conclude x=0. Thus they make a stupid claim that all
numbers are equal to 0.


As a man of God, Newton knew all of this nonsense and so he completely
shut down the empiricism. Empiricists did not see anything wrong with this
kind of reasoning and they used it to get whatever they want. In most
cases, things like 8=0 was "induced" from incomplete and mostly invalid
experiments. All serious logicians know that we can don't conclude
anything from experiment. This was clearly warned by Popper and Kuhn. The
king of science had no intellectual capacity to understand the warning.

Another stupidest mistake of freemasons. It was the stupid Dutch man
called Lorentz who panicked when he discovered that the Galilean transform
of wave equation is not. Idiot, Galilean transform of a wave function is a
wave function. This is what led Lorentz to obtain this fake transformation
called Lorentz transformation, with which Einstein screwed up the entire
physics world. The reason why Galilean transformation failed to produce
wave equation when applied on a wave equation is simple. It is because
wave equations are not correct representation of waves.

It was Prof. Urquhart a mathematical logician, who said "Physicists have
no logic." So true! of course he refused to say it publically for the fear
of witch hunt by Physicists who controls Western Academia!

Akira



Selasa, 02 Januari 2018

Visiun sebelum pengangkatan


*BERTEMU YESUS - GEMPA BUMI DAN PENGANGKATAN ORANG PERCAYA KESAKSIAN SAVANNAH (9 TAHUN)*

Beberapa hari silam TUHAN memberi saya pesan bahwa akan ada *Gempa Besar* sebelum pengangkatan terjadi dan jutaan manusia akan terbunuh.

Bertemu Yesus – Gempa Bumi dan Pengangkatan orang percaya | Savannah. 9 Year Old Sees Jesus And This Is What He Told Her. Shalom, begini kisahnya:

Ibu Savannah:
Selamat sore semuanya. Saya ingin berbagi dengan saudara semua mengenai apa yang TUHAN telah wahyukan kepada anak perempuan saya yang berumur 9 tahun.
Anak saya berumur 9 tahun dan dia mendapatkan penglihatan atau mimpi dari TUHAN. Oke mari kita cermati sebagai berikut..."

Savannah :
Halo semuanya saya Savannah, waktu itu saya pergi ke kamar saya, berdoa dan TUHAN memberi saya sebuah visi. Dalam visi itu saya melihat TUHAN YESUS yang mengenakan pakaian serba putih dan selempang warna merah dan biru.

Dan DIA berkata kepada saya, 'Putri-KU ... AKU ingin kamu memberitahu semua orang bahwa : *AKU akan datang segera dan AKU ingin semua dari mereka untuk memintaKU masuk kedalam hati mereka dan percaya kepada-NYA.*'

Beberapa hari silam TUHAN memberi saya pesan bahwa akan ada gempa besar sebelum pengangkatan terjadi dan jutaan manusia akan terbunuh. Dan saya ingin berbagi dua ayat Alkitab favorit saya ....

Ibu Savannah :
Apa yang TUHAN katakan setelah gempa bumi itu terjadi ?

Savannah :
Setelah gempa bumi terjadi, pengangkatan terjadi dan semua orang yang percaya TUHAN YESUS akan diangkat.

Ibu Savannah :
Akan tetapi tidak tahu kapan hal itu akan terjadi, seberapa cepat, tapi setelah gempa bumi ?

Savannah : "Ya". Ibu Svenna : "Ayat Alkitab mana yang ingin kamu sampaikan ?"

Savannah :

"Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih ALLAH akan dunia ini, sehingga IA telah mengaruniakan ANAK-NYA yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dan Yohanes 14:6, Kata YESUS kepadanya: "AKUlah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada BAPA, kalau tidak melalui AKU."

Ibu Savannah : "Terima kasih telah mendengarkan."

Savannah : "Saya akan ke sorga."

Ibu Savannah :
TUHAN memberkati saudara semua saya berharap bahwa pesan itu akan mendorong saudara. Dan saya hanya mendorong saudara untuk terus melihat keatas karena

RAJA akan datang kembali sangat segera dan tidak ada lagi waktu yang tersisa. TUHAN memberkati saudara. TUHAN mengasihi saudara dan sampai ketemu lagi di lain waktu.


Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Sabtu, 30 Desember 2017

Menyikapi berkat dan kegagalan dengan ucapan syukur

Menyikapi berkat dan kegagalan dengan ucapan syukur

Acara: khotbah minggu pagi tgl 31 desember 2017
Jam: 07:00 - 08:30
Teks: Lukas 2:22-40

Shalom, bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus. Saat ini kita berada di ujung tahun 2017. Esok kita akan memasuki Tahun Baru 2018. Bolehkah saya mengajak kita semua merenungkan sejenak tentang perjalanan hidup kita di tahun ini, dengan menjawab dua pertanyaan ini dengan jujur:
a. manakah yang lebih banyak Anda alami, berkat atau musibah?
b. Manakah yang lebih banyak Anda alami tahun ini, keberhasilan atau kegagalan?
Mari kita luangkan waktu 5 menit untuk merenungkan pertanyaan di atas.
Bapak ibu, khotbah ini jika diringkas terdiri dari 3 poin:

Poin khotbah:
1. Menyikapi semua kegagalan dengan ucapan syukur
2. Hidup dengan hati yang suci
3. Hidup dalam perjumpaan dan persahabatan yang karib dengan Tuhan

Penjelasan poin:

1. Menyikapi semua kegagalan dengan ucapan syukur

Hal pertama yang dapat kita renungkan dari kisah Simeon yang kita baca tadi adalah, dia senantiasa bersyukur dan takut akan Tuhan.
Memang dengan kian bertambahnya usia, mari kita belajar untuk makin dewasa dan matang dan bukannya terjebak oleh luka-luka batin yang disebut "trauma."
Berbicara tentang trauma ini, apakah ada di antara Bpk ibu yang sudah menyaksikan film "Susah sinyal"?
Film ini bagus untuk ditonton sekeluarga. Salah satu adegan yang menarik di awal film ini adalah tentang seorang pemuda yang mengalami banyak trauma....misalnya: "wah saya tidak mau makan ikan, karena pernah tercebur ke dalam akuarium. Atau aduh, saya trauma dengan tongkat karena pernah jatuh dari tongkat..."
Kalau kita belajar hidup bersama Tuhan, maka tentunya kita akan tetap bersyukur karena merasakan lebih banyak berkat Tuhan bahkan sekalipun itu dalam bentuk kegagalan atau musibah.
Lho kenapa begitu? Ya, justru seringkali Tuhan bekerja justru ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan.
Misalnya saja kisah saya. Tahun ini saya berencana menulis 3 buku untuk menyongsong peringatan 500 tahun gerakan Reformasi Martin Luther, ternyata target itu selesai sekitar bulan juli. Lalu pertengahan desember Tuhan memampukan saya menulis 1 buku lagi dan satu jurnal STT Satyabhakti. Tapi juga beberapa kegagalan, seperti yang bisa diduga....
Namun, puji Tuhan dalam semua suka dan duka itu, ternyata Tuhan berkenan melawat dan mengingatkan saya akan panggilan tugas saya di akhir oktober lalu melalui suatu penyakit.
Mari kita menyimak kisah tentang mimpi tiga pohon berikut:

Ilustrasi
*Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan.*
*Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan & impian mereka.*

*Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas, perak & berbagai batu permata & semua orang mengagumi keindahannya".*

*Kemudian pohon ke-2 berkata: "Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yg besar. Aku akan mengangkut raja2 dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yg kuat & setiap orang merasa aman berada dekat dgnku".*

*Lalu giliran pohon ke-3 menyampaikan impiannya: "Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit.* *Orang2 akan memandangku & berpikir betapa aku begitu dekat utk menggapai surga & TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang2 akan mengingatku" .*

*Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang & menebang ketiga pohon itu.*

*Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan dikandang & setiap hari diisi dgn jerami.*

*Pohon ke2 dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yg sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar utk mengangkut raja-raja telah berakhir.*

*Pohon ke3 dipotong menjadi potongan2 kayu besar & dibiarkan teronggok dlm gelap.*

*Tahun demi tahun berganti ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing2.*

*Kemudian suatu hari, sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yg dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang & menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa.*

*Bertahun-tahun kemudian, sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yg dibuat dr pohon kedua. Di tengah danau, badai besar datang & pohon ke-2 berfikir bahwa ia tidak cukup kuat utk melindungi orang2 di dalamnya.*

*Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri & berkata kpd badai: "Diam!!!" Tenanglah". Dan badai itupun berhenti.*

*Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja.*

*Akhirnya seseorang datang dan mengambil pohon ke-3. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yg memikulnya. Laki-laki itu dipakukan di kayu ini & mati dipuncak bukit.*

*Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUS-lah yang disalibkan padanya.*

Pesan moral dari cerita ini tidak sulit:
*KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YG MEREKA INGINKAN, TETAPI TDK DGN CARA YG SEPERTI MEREKA BAYANGKAN.*
*BEGITU JUGA DGN KITA, KITA TDK SELALU TAHU APA RENCANA TUHAN BAGI KITA.*
*KITA HANYA TAHU BAHWA JALAN-NYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI JALAN-NYA ADALAH YG TERBAIK BAGI KITA, SELAMANYA.*

Itulah sebabnya Paulus menasihatkan:
"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Fil. 4:6)


2. Hidup dengan hati yang suci

Hal kedua yang dapat kita simak dari kisah Simeon adalah dia hidup dengan hati yang suci. Hal ini tepat dengan sabda Yesus: hanya orang yang suci hatinya yang diperkenankan melihat Allah (Mat. 5:8).
Simeon bersukacita karena harapan imannya terpenuhi. Dia diperkenankan Allah untuk melihat bahkan menatang bayi Sang Mesias. Dalam Lukas 2:25, harapan dan penantian Simeon sebenarnya sangat ditentukan oleh sikap hidupnya yang benar dan saleh di hadapan Allah. Kata saleh dalam bahasa aslinya digunakan "eulabes," yang artinya saleh, sangat berhati-hati dan takut akan Tuhan. Arah hidupnya hanya ditujukan kepada penantian akan datangnya Mesias yang diutus Allah. Tidaklah mengherankan jika kehidupannya senantiasa dipenuhi Roh Kudus. Itu sebabnya Tuhan mengizinkan Simeon untuk melihat Sang Mesias sebelum meninggal.
Demikian juga dengan kita saat ini, kita semua sedang menanti-nantikan kedatangan Yesus Kristus kembali sebagai Raja atas seluruh ciptaan. Karena itu kita mesti hidup dengan kekudusan dan hati yang suci agar kita diperkenankan melihat dan menyongsong kedatangan Yesus kali kedua yang tidak akan lama lagi, karena tanda-tanda kedatangan-Nya telah semakin jelas.
Dalam berbagai kesempatan, saya telah menceritakan bagaimana Tuhan memanggil saya sejak 2009 untuk mempersiapkan gereja-gereja menyongsong kedatangan Kristus. Tentu itu semua hanyalah atas kasih karunia Tuhan, sebab jika tidak ada yang memperingatkan orang-orang durhaka, maka bumi akan habis disambar murka Allah yang bernyala-nyala.
Karena itu kita mesti hidup kudus dan tidak bermain-main lagi karena waktunya telah sangat singkat. Kita mesti mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar, mari kita baca Filipi 2:12

"Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir..."


3. Hidup dalam persahabatan yang karib dengan Tuhan

Hal ketiga yang bisa kita pelajari dari Simeon, adalah bahwa hidup dalam persahabatan yang karib dengan Tuhan. Hal ini terlihat dari kesaksian Alkitab: "Roh Kudus ada atasnya."
Dalam konteks kita saat ini, Tuhan rindu agar anak-anak-Nya hidup bergaul karib dengan Dia.
Tahukah Anda siapakah tokoh Alkitab yang paling lama hidup bergaul dengan Tuhan? Ya betul, Henokh. Mari kita baca:

22 "Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
23 Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.
24 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah." (Kej. 5:22-24)

Henokh merupakan suatu teladan bagi semua orang kudus sepanjang zaman, bagaimana hidup kudus dan bergaul dengan Tuhan selama lebih dari 300 tahun, sampai ia diangkat oleh Tuhan.
Kita tidak tahu kapan Tuhan Yesus akan datang kembali, namun yang jelas waktunya telah semakin dekat. Karena itu kita mesti belajar hidup lebih dekat bergaul dengan Tuhan. Bagaimana caranya? Tidak sulit kok, ya kita mesti lebih serius baik dalam mezbah pribadi maupun mezbah keluarga.
Usahakan untuk melakukan 5 hal ini:
a. Berdoa syafaat untuk orang-orang kudus setidaknya 30 menit setiap hari
b. Membaca Alkitab secara teratur, misalnya 1-2 pasal setiap hari
c. Belajarlah hidup memohon pimpinan Roh Kudus setiap pagi
d. Berbuatlah baik setidaknya kepada satu orang setiap hari
e. bersaksilah tentang Tuhan Yesus yang dahsyat kepada 2-3 orang baru setiap hari.
Itulah cara yang benar untuk mempersiapkan diri menyongsong kedatangan Tuhan Yesus kali kedua, jadi bukan sekedar otak-atik tentang kapan tanggal kiamat dll.
Pada akhirnya, sebagian dari kita mungkin agak cemas akan berbagai isyu bahwa tahun 2018 bakal lebih berat daripada tahun ini. Memang bisa jadi kita sebagai orang percaya akan mengalami banyak kesulitan karena iman kita kepada Yesus Kristus, namun janganlah kita khawatir. Pertolongan Tuhan senantiasa tepat pada waktu-Nya.
Mari kita belajar bersyukur seperti nabi Habakkuk di tengah pelbagai kesulitan:

17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. (Hab. 3:17-19).


4. Penutup
Dalam khotbah kali ini, kita belajar dari Simeon setidaknya 3 hal ini:
1. Kita mesti belajar menyikapi semua kegagalan dengan ucapan syukur
2. Kita mesti belajar hidup dengan hati yang suci
3. Kita mesti mengalami perjumpaan dan persahabatan yang karib dengan Tuhan setiap hari
Sebagai pesan penutup, mari kita banyak makan buah-buahan di akhir tahun ini. Buah apa saja itu yang baik untuk dimakan?

10 Buah Yang Harus Kita Makan di akhir tahun 2017 agar kita sehat Jasmani dan Rohani di tahun 2018 :
1. MARKISA (Mari Kita Sabar )
2. STROBERI (Selalu Introspeks Belajar Rendah Hati)
3. SALAK (Selalu Baik Dalam Bertindak)
4. JERUK (Jangan Berbuat Buruk)
5. PISANG (Pantang Iri,Sombong dan Angkuh )
6. ANGGUR (Anda Gemar Bersyukur )
7. MELON (Menolong Orang Lain )
8. TOMAT (Tobat Sebelum Kiamat )
9. TALAS (Tak Ada Kata Malas )
10. MENTIMUN (Menuntut Ilmu Tidak Banyak Melamun )

Tuhan memberkati bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian. Amin.

Saat teduh akan diiringi oleh lagu penutup berikut:


5. Lagu penutup
KJ. 405 KAULAH, YA TUHAN, SURYA HIDUPKU

1. Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku;
asal Kau ada, yang lain tak perlu.
Siang dan malam Engkau kukenang;
di hadiratMu jiwaku tenang!

2. Kaulah Hikmatku, Firman hidupku;
Kau besertaku dan 'ku besertaMu.
Engkau Bapaku , aku anakMu;
denganMu, Tuhan, 'ku satu penuh.

3. Kaulah bagiku tempat berteduh;
Kaulah perisai dan benteng teguh.
Sukacitaku kekal dalamMu;
Kuasa sorgawi, Engkau kuasaku!

4. Tak kuhiraukan pujian fana;
hanya Engkaulah pusaka baka!
Raja di sorga, Engkau bagiku
harta abadi, bahagia penuh!

5. Bila saatnya nanti 'ku menang,
t'rimalah daku di sorga cerlang!
Apa pun kini hendak kutemu,
Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku!

Sumber: http://www.kidungonline.com/data/KJ/lirik/KJ-405-KAULAH,%20YA%20TUHAN,%20SURYA%20HIDUPKU.php



Versi 1.0: 28 desember 2017, pk. 21:45
versi 1.1: 30 desember 2017, pk. 17:24
VC







Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Jumat, 29 Desember 2017

Beberapa ide visi dan misi gereja lokal

Shalom saudaraku. Menjelang penghujung th 2017, banyak gereja sibuk dengan banyak hal, di antaranya merumuskan visi dan misi untuk bbrp tahun ke depan.
Ini ada bbrp ide yg mungkin berguna.

Jbu,

Victor Christianto
www.sci4God.com

---
Usulan visi dan misi th. 2018-2021


1. Visi: gereja yang kecil, namun indah, guyub dan ramah

Pertimbangan: yang menjadi ciri khas kami sebagai gereja di pinggiran kota .... adalah gereja yang rukun, guyub dan ramah. Ciri ini yang perlu terus dipupuk dan dikembangkan.

Misi I: Saling mendoakan dan mendukung dalam keakraban dan keramahan
Misi II: Belajar lebih peduli dan berbagi
Misi III: Memperluas lingkaran kepedulian ke luar dinding gereja

Ayat inspirasi:

Mazmur 133:1-3 (TB) 
(Nyanyian ziarah Daud.) Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

http://www.bibleforandroid.com/v/ba21866bc3eb

-----
2. Visi: gereja yang dewasa dalam iman dan karya

Pertimbangan: Tuhan ingin agar semua umat percaya kian dewasa baik dalam iman maupun karya.

Motto:

Misi I: dewasa dalam kekudusan
Misi II: dewasa dalam berrelasi dan mengasihi
Misi III: dewasa dalam berkarya

Ayat inspirasi:
Efesus 4:13-14 (TB) "... sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,..."

------
3. Visi: gereja yang sehati, sejiwa dan berakar dalam Kristus

Misi I: sehati dan sejiwa dalam Kristus
Misi II: berakar dalam kepenuhan Kristus
Misi III: dewasa dalam berbagi dan saling peduli

Ayat inspirasi:
Kisah Para Rasul 4:32
Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.


-----
4. Visi: gereja yang ramah, hangat, cair dan dewasa dalam berbagi seperti gereja mula-mula (Makedonia)

Ayat inspirasi:
Roma 15:26
Sebab Makedonia dan Akhaya telah mengambil keputusan untuk menyumbangkan sesuatu kepada orang-orang miskin di antara orang-orang kudus di Yerusalem.

Kisah Para Rasul 4:32
Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.

Misi I: belajar mengalami perjumpaan dengan Tuhan
Misi II: cair, ramah dan hangat seperti gereja mula-mula
Misi III: dewasa dalam berbagi dan peduli seperti Gereja Makedonia

------
5. Visi: bangkitlah dan menjadi teranglah

Pertimbangan:
Jemaat perlu bangkit dalam iman dan bertumbuh dalam kepenuhan Kristus, khususnya dalam rangka menyongsong kedatangan Yesus Kristus kali kedua.

Ayat inspirasi:
Yesaya 60:1-2 (TB)  Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.

http://www.bibleforandroid.com/v/c045a90d2552

Misi I: belajar mengalami perjumpaan dengan Tuhan
Misi II: Apa yang ada padamu? - mulai melayani
Misi III: dewasa dalam berbagi dan saling peduli


Versi 1.1: 28 nov 2017
Versi 1.2: 1 desember 2017
Versi 1.3: 7 desember 2017
VC


Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Be the miracle !

Saya ingin berbagi dua cerita lama dan melihat bagaimana Anda akan memilih

"Cerita Pertama"
Sebuah Perusahaan memiliki tradisi mengadakan pesta setiap malam pergantian Tahun (Old & New) dan mengadakan Undian berhadiah ...

Aturan Undian, setiap Karyawan menyetor 10 Dolar sebagai dana, hingga dari 300 Karyawan terkumpulah Tiga Ribu Dolar. Yg beruntung akan mendapat semua uang yg terkumpul ...

Pada hari Undian, kantor dipenuhi suasana yg semarak; semua orang menuliskan namany dikertas dan memasukkannya ke dalam Kotak Undian ...

Seorang pemuda ragu² utk menuliskan nsmanya ; menurutnya, orang yg paling pantas mendapatkan Hadiah Undian tsb adalah seorang ibu pembersih di perusahaan tersebut, yg anaknya baru² ini didiagnosa mengalami bocor Jantung,  tapi dia tdk punya uang utk membayar biaya operasinya ...

Meski mengetahui bahwa hanya ada 1/300 kemungkinan nama yg ditulisnya terpilih, pria itu menulis nama ibu pembersih itu pada  kertasnya ...

Ketika saat yg menegangkan akan tiba, kertas² di Kotak Undian di-aduk² dan kotaknya di-kocok². Pria ini terus berdo'a dalam hatinya : 'Saya berharap nama ibu ini yg terpilih'
Boss perusahaan dg per-lahan² mengambil sebuah gulungan, membukanya dan dg suara yg lantang mengumumkan nama yg tertulis di kertas itu ...
Nama si ibu pembersih !
Kontan seisi ruangan Kantor itupun meledak dngn sorak sorai, ibu tersebut dg cepat maju utk menerima Hadiah Undian tersebut sambil menangis : " Saya sangat  beruntung ! Saya sangat  beruntung ! Dg uang ini, anakku punya harapan! ''

Pesta dimulai, pria itu memikirkan *"Keajaiban ini"*, sambil berjalan ke Kotak Undian di depan . Diambil dan dibukanya sebuah gulungan kertas; dia lihat tulisan di atas kertas itu adalah nama si ibu pembersih Kantor! Pria ini sangat terkejut, lalu dia ambil dan buka lagi beberapa gulungan, ternyata meskipun tulisan tangannya ber-beda², namun nama yg tertulis semuanya sama , yaitu nama ibu pembersih Kantor tsb!  Mata pria inipun berlinang air mata , disadarinya *bahwa di Dunia ini memang benar memiliki KEAJAIBAN, namun keajaiban itu bukan jatuh dari Langit, melainkan KITA JUGALAH  YG HARUS MENCIPTAKANNYA...*

"Cerita kedua"
Suatu Siang, ketika sedang ber-jalan² dg seorang teman di pinggiran Kota, kami melihat seorang pria tua dg pakaian yg kumal berusaha menawarkan sayuran, namun sayuran² itu tampaknya seperti daun² yg mulai mengering, warnanya ke-kuning²an dan ber-lubang² bekas gigitan serangga. Teman saya,  tanpa mengatakan apapun , membeli tiga ikat sayuran sekaligus . Orang tua itu dg sangat menyesal  menjelaskan : "Sayuran ini adalah tanaman saya sendiri, hujan tdk turun beberapa waktu yg lalu hingga sayurannya mulai menguning, saya sangat menyesal"

Setelah kami berlalu, saya tanya teman saya : ''Apa kamu akan memakan sayuran ini dirumah ?

Teman saya berkata : Tidak, sayuran ini tdk bisa di makan lagi ...

Lantas kenapa kamu beli ???

Karena sayuran itu tdk akan dibeli oleh siapa pun juga.  Jika saya tdk membelinya,  orang tua itu mungkin tdk akan mendapat penghasilan apapun hari ini.

Sangat terkesan dg kebaikan hati teman ini, sayapun kembali ketempat orang tua itu dan membeli sisa sayurannya yg masih ada. Orang tua itu berkata dg  gembira,  "Saya menjual semua sayuran saya sampai tak bersisa hari ini ... ' Terima kasih atas pembelian Anda ... "

Walaupun sayur yg dibeli tdk bisa utk dimakan, saya memetik satu pelajaran yg berharga .
. . . . . . . . . . . . . . . . .
*Ketika sedang berada di titik terendah dalam hidup ini, kita menginginkan sebuah KARUNIA, sebuah Keajaiban atas diri kita.*
Namun ketika kita *MAMPU,  apakah kita bersedia menjadi siPEMBUAT KARUNIA KEAJAIBAN ITU?*

Anda telah selesai membaca artikel ini. Anda memiliki dua pilihan :

1 ) Abaikan sama sekali , anggap Anda tdk pernah membaca artikel ini ...

2 ) Teruskan ke Group dan teman Anda, dg demikian kita telah bantu menyalurkan berkat bagi orang yg sedang sangat membutuhkannya...

Saya pilih utk meneruskan,  Anda juga bukan ?

---

*terimakasih kpd seorang teman SD yg berbagi kisah ini



Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.