Minggu, 25 Maret 2018

Emas atau tanah?


Emas atau tanah?

Sebongkah emas bertemu dengan sebongkah tanah.

● Emas berkata pada tanah, "Coba lihat dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilat seperti aku.......?_
_Apakah engkau berharga seperti aku....... ?"_

● _Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, "Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ?"_

*Emas pun terdiam seribu bahasa......*

Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama.

Sukses dalam karir, banyak harta kekayaan, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli.

Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun.

*_Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain._*

*_Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai._*

Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagi orang lain disekitar kita.

*Apalah arti kemakmuran bila  tidak berbagi pada yang membutuhkan.*

Apalah arti kepintaran bila tidak memberi inspirasi di sekeliling kita.

Karena hidup adalah proses, ada saatnya kita memberi dan ada saatnya kita menerima.
--
Share dari seorang teman


Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

breaking news: China’s church leaders take a brave stand for freedom of religion

More than two hundred Chinese church leaders have issued a brave declaration calling for religious freedom, in an echo of the stands t...