Langsung ke konten utama

Nubuat tahun 1968

*Nubuat Mengerikan Tahun 1968 dari Wanita Norwegia 90 Tahun Digenapi Tepat Di Depan Mata Kita*

Date: Mei 3, 2017Author: Iwan Steven

Pada tahun 1968, seorang wanita berusia 90 tahun di Norwegia diberikan penglihatan sepintas yang luar biasa ke masa depan. Dia ditunjukkan seperti bagaimana kehidupan sebelum Perang Dunia III dan kedatangan kembali Yeshua haMashiach (Yesus Kristus). Dan apa yang dia lihat itu sangat mirip dengan kondisi sekarang di dunia kita saat ini.

Ketika penginjil Emanuel Minos mengadakan pertemuan di kota Valdres, Norwegia, tempat tinggal wanita tua yang saleh ini, dia menceritakan apa yang Elohim tunjukkan kepadanya.

Emanuel Minos menuliskannya, namun karena berpikir itu semua sangat tidak masuk akal, lalu dia memasukkan catatan itu ke dalam laci selama 30 tahun. Namun sesudah banyak hal dari yang dilihat wanita tua ini mulai terjadi, Minos teringat akan penglihatan tersebut dan memutuskan untuk membagikannya kepada dunia.

Salah satu hal yang ditunjukkan kepada wanita berusia 90 tahun ini adalah bahwa akan ada "kesuam-suaman yang tidak ada bandingannya" sebelum Yeshua datang kembali dan bahwa "orang-orang Kristen tidak akan terbuka untuk menerima khotbah-khotbah yang tajam" …

*Nubuatan ini sedang digenapi tepat di depan mata kita.*

Ada alasan mengapa Anda sangat jarang mendengar kata-kata seperti "dosa" dan "pertobatan" dikhotbahkan di dalam Gereja-gereja Kristen saat ini. Sebenarnya, banyak lembaga-lembaga pelayanan yang menganggap kata-kata "dosa" dan "pertobatan" itu adalah kata-kata yang "sangat tabu" sehingga tidak boleh diucapkan. Sepertinya semua orang ingin beribadah di "gereja yang bahagia", sehingga teguran Roh Kudus sebisa mungkin dipadamkan.

Selain semuanya itu, dia juga melihat bahwa akan ada masa damai yang panjang antara negara adidaya Timur dan Barat, bahwa akan ada gelombang imigrasi yang luar biasa ke Skandinavia (yang sedang terjadi sekarang), dan dia ditunjukkan bahwa Perang Dunia III akan melibatkan penggunaan senjata nuklir.

Wanita tua dari Valdres ini adalah seorang Kristen yang sangat tajam, dapat dipercayai, berjaga-jaga dan kredibel, dengan reputasi baik di antara semua orang-orang yang mengenalnya.

Sampai saat ini, segala sesuatu dalam penglihatannya telah digenapi dengan akurasi yang tepat, dan sepertinya sangat bodoh untuk meragukan sisanya.

Berikut ini penglihatannya…

*Penglihatan 1968 dari Wanita Tua 90 Tahun Norwegia*

"Saya melihat masa sebelum kedatangan Yeshua (Yesus) dan pecahnya Perang Dunia III. Saya melihat peristiwa-peristiwa itu dengan mata jasmani saya. Saya melihat dunia itu seperti semacam bola dan saya melihat Eropa, daratan demi daratan. Saya melihat Skandinavia. Saya melihat Norwegia. Saya melihat hal-hal tertentu yang akan terjadi tepat sebelum kedatangan kembali Yeshua, dan tepat sebelum malapetaka terakhir terjadi, suatu malapetaka yang belum pernah kita alami sebelumnya.

Dia menyebutkan empat gelombang:

"Pertama, sebelum Yeshua datang dan sebelum Perang Dunia III pecah, akan ada 'd├ętente' (kelonggaran, masa tenang) seperti yang belum pernah kita dapatkan sebelumnya. Akan ada kedamaian di antara kekuatan-kekuatan superpower di Timur dan Barat, dan akan ada Perdamaian yang panjang. [Ingat, bahwa penglihatan ini terjadi pada tahun 1968 ketika Perang Dingin USA-USSR sedang mencapai puncaknya]. Dalam masa damai ini akan ada pelucutan senjata di banyak negara, juga di Norwegia dan kita tidak siap ketika Perang itu terjadi. Perang Dunia III akan dimulai dalam suatu cara yang tidak diantisipasi siapa pun – dan dari tempat yang tidak terduga."Kesuam-suaman yang tidak ada bandingannya akan menguasai orang-orang Kristen, menjauh dari Kekristenan yang hidup dan benar. Orang-orang Kristen tidak akan menerima khotbah-khotbah yang tajam. Mereka tidak akan ingin mendengar khotbah tentang dosa dan kasih karunia, hukum (Torah) dan Injil, pertobatan dan pemulihan, seperti pada zaman dahulu. Sebagai gantinya akan datang [khotbah-khotbah] pengganti: kemakmuran (kebahagiaan) Kristen. "Hal yang terpenting adalah bagaimana mencapai kesuksesan, bagaimana untuk menjadi sesuatu; untuk memperoleh hal-hal materi, hal-hal yang tidak pernah Elohim janjikan kepada kita dengan cara ini. Gereja-gereja dan rumah-rumah doa akan semakin kosong dan kosong. Alih-alih khotbah-khotbah yang telah biasa kita dapatkan selama bergenerasi-generasi – seperti, pikullah salibmu dan ikutilah Yeshua, – entertainment, kesenian dan budaya [konser-konser musik bercorak duniawi] akan menginvasi gereja-gereja di mana seharusnya ada perhimpunan untuk pertobatan dan kebangunan rohani. Hal-hal ini akan meningkat pesat secara nyata sebelum kedatangan kembali Yeshua."Akan ada disintegrasi moral yang dulunya tidak pernah dialami orang-orang kuno Norwegia. Orang-orang akan hidup bersama seperti pasangan menikah padahal tidak menikah. Banyak percabulan terjadi sebelum menikah, dan banyak perselingkuhan dalam pernikahan akan menjadi hal yang umum dan akan dibenarkan dari segala sudut. Itu bahkan akan merasuki lingkungan Kristen dan kita akan membiarkannya – bahkan dosa-dosa terhadap hal-hal yang alami [LGBTQ, hari-hari Zaman Lot]. Tepat sebelum Yeshua datang kembali, akan ada program-program TV seperti yang belum pernah kita alami. [TV baru saja muncul di Norwegia pada tahun 1968] "TV akan begitu dipenuhi dengan kekerasan yang begitu mengerikan sehingga itu mengajar orang-orang bagaimana untuk membunuh dan menghancurkan satu sama lain, dan akan menjadi tidak aman di jalanan-jalanan kota kita. Orang-orang akan menirukan apa yang mereka saksikan. Tidak hanya akan ada satu 'stasiun' TV, itu akan dipenuhi dengan 'stasiun-stasiun' TV. [Dia tidak tahu kata 'channel' seperti yang kita kenal saat ini. Itu sebabnya dia menyebutnya stasiun. -E. Minos.] TV akan seperti radio dimana kita punya banyak 'stasiun-stasiun', dan itu akan dipenuhi dengan kekerasan. Orang-orang akan memakainya untuk mendapatkan entertainment. Kita akan melihat adegan-adegan pembunuhan mengerikan dan penghancuran yang satu kepada lainnya, dan ini akan menyebar luas di masyarakat. Adegan-adegan seks juga akan ditayangkan di layar TV, hal-hal paling intim yang terjadi dalam sebuah pernikahan." Kemudian wanita tua itu berkata, "Itu akan terjadi, dan Anda akan melihatnya. Segala sesuatu yang kita punyai sebelumnya akan dihancurkan, dan hal-hal yang paling tidak senonoh akan ditayangkan di depan mata kita.""Orang-orang dari negara-negara miskin akan membanjiri Eropa. [Pada tahun 1968 tidak ada yang namanya imigrasi. Dan hal ini sedang digenapi pada hari-hari ini dimana para pengungsi dari negara-negara Afrika dan Timur Tengah menyerbu masuk dan menginvasi Eropa]. Mereka juga akan datang ke Skandinavia – dan Norwegia. Mereka akan ada banyak sekali sehingga orang-orang mulai membenci mereka dan bertindak keras kepada mereka. Mereka akan diperlakukan seperti orang-orang Yahudi sebelum Perang Dunia Kedua. Maka, takaran penuh dosa-dosa kita akan mencapai puncaknya.

Air mata mengalir deras dari mata wanita tua itu di pipinya. "Saya tidak akan melihatnya, tapi Anda akan melihatnya. Lalu tiba-tiba, Yeshua akan datang dan Perang Dunia III pecah. Ini adalah perang yang singkat." [Dia melihatnya dalam penglihatan. Dari kronologi yang dia sebutkan, nampaknya yang disaksikan wanita tua ini adalah Perang Gog dan Magog di Harmageddon. 

Bandingkan Wahyu 16:12-16.] "Semua perang yang sudah saya saksikan sebelumnya hanyalah mainan anak-anak dibandingkan dengan yang satu ini, dan itu akan diakhiri dengan bom atom nuklir. Udara akan menjadi sangat tercemar sehingga orang-orang tidak bisa bernafas. Ini akan menyelimuti beberapa benua, Amerika, Jepang, Australia dan negara-negara kaya. Air akan menjadi rusak (terkontaminasi?) Kita tidak bisa lagi menanami tanah. Akibatnya adalah hanya sisa-sisanya saja yang akan tersisa. Sisa-sisa manusia di negara-negara kaya akan berusaha melarikan diri ke negara-negara miskin, tetapi mereka akan sama kerasnya kepada kita sama seperti kita terhadap mereka.

"Saya sangat senang karena saya tidak akan menyaksikannya, tetapi ketika waktunya semakin dekat, Anda harus memberanikan diri dan mengatakan semuanya ini. Saya telah menerimanya dari Elohim, dan tidak ada sesuatu pun dari padanya yang bertentangan dengan apa yang Alkitab katakan."

"Seseorang yang dosanya telah diampuni dan memiliki Yeshua sebagai Juruselamat dan TUHAN, akan selamat."

*Gerombolan Orang-orang Kristen Yang Terjun ke Dalam Jurang*

Brother Dale, dari RevivalFire.org yang membagikan kesaksian wanita tua ini menambahkan penegasan:

Saya membagikan kembali penglihatan ini kepada Anda karena apa yang Elohim tunjukkan kepada saya pada tahun 2002 – tidak begitu terperinci, tapi sama mengerikannya. Banyak dari Anda mungkin masih ingat penglihatan saya tentang "serbuan gerombolan." Di dalam penglihatan itu saya melihat kerumunan orang-orang Kristen Modern berdesak-desakan menyerbu ke tebing jurang (seperti serbuan gerombolan ternak), dan meskipun beberapa dari kami meneriaki mereka dan melambaikan tangan, saya tidak bisa menarik perhatian mereka. Kemudian Elohim berbicara kepada saya dan mengatakan kepada saya, "Bahkan jika mereka dapat mendengar kamu, yang tidak dapat mereka lakukan, mereka tidak akan mendengarkan kamu".

Saya tahu bahwa satu-satunya hal yang bisa mengakhiri serbuan ini adalah membiarkan mereka berlari sendiri – di mana ada waktu untuk itu – atau sesuatu yang eksplosif harus terjadi untuk menghancurkan pengaruh hipnotis yang mempesonakan mereka. Segera, saya memikirkan peristiwa serangan teroris 9/11 – tapi itu sudah terjadi. Dan kemudian saya menyadari bahwa ada peristiwa lain yang akan datang, jauh lebih besar dari 9/11 atau Badai Katrina. Kemudian penglihatan itu pecah, dan saya melihat seperti apa adanya, adegan seperti sesudah terjadi ledakan dahsyat dengan debu dan puing-puing meluncur turun di udara. Hanya ada sedikit orang yang tersisa, berjalan ke sana kemari dalam keadaan terguncang jiwanya. Salah satu dari mereka mendekati saya dan bertanya, "Bagaimana kita bisa mempercayai Elohim?"

Saya menceritakan ini karena saya mendengar orang-orang lain mendapatkan penglihatan yang sama. Alkitab mengatakan bahwa Elohim tidak akan melakukan apapun kecuali Dia mengatakan kepada hamba-hamba-Nya, para nabi, terlebih dahulu. Kita telah diberi peringatan berulang kali, tapi seperti dalam Perjanjian Lama, kita mendengar, kita bertobat sebentar dan mencari Elohim hanya secara lahiriah, dan kemudian sifat-sifat alami manusia berkuasa kembali sedemikian rupa sehingga kita akhirnya kembali lagi mencari jalan-jalan kita sendiri. Dan kemudian penghakiman dijatuhkan.

Saya percaya kita memiliki jendela kecil kesempatan untuk kembali mencari takut akan Elohim, supaya kita dapat kembali kepada Injil asli yang benar, yang telah kita tinggalkan di belakang kita. Gereja pada hari-hari ini sudah tidak dapat dikenali lagi oleh para bapa Gereja kita, namun kita hanya memperhatikannya sambil lalu. Kita tidak lagi perduli karena kita begitu nyaman dengan cara-cara kita hidup dalam Kekristenan kita sendiri. Kita telah menciptakan Elohim menurut gambar kita sendiri.

*Masa Penampian*

Kita hidup pada masa ketika guncangan besar sedang datang ke atas Gereja dan ke seluruh Bumi ini. Mereka yang sekarang ini berada di tengah-tengah akan dipaksa untuk memilih pihak, karena pada waktu-waktu yang akan datang, akan ada harga yang besar yang harus dibayar untuk mengikut Yeshua haMashiach (Yesus Kristus).

Ini semua sudah mulai terjadi. Menurut seorang ahli, 90.000 orang Kristen dibunuh karena iman mereka pada tahun 2016 saja …

Seorang peneliti terkenal baru-baru ini mengatakan kepada Radio Vatican sesuatu yang mengejutkan: Lebih dari 90.000 orang Kristen dilaporkan dibunuh tahun lalu karena iman mereka, yang berarti bahwa sekitar satu orang Kristen tewas setiap 6 menit, dilaporkan Christian Post.

Massimo Introvigne, pendiri Pusat Studi Agama Baru yang berbasis di Italia, menyoroti beberapa statistik yang akan segera dirilis yang melukiskan gambaran betapa mengerikan penganiayaan Kristen di seluruh dunia. Satu hal yang dia bagikan adalah diperkirakan antara 500 dan 600 juta orang-orang Kristen di seluruh dunia tidak dapat dengan bebas menjalankan kepercayaan mereka.

Jika Anda tidak hidup benar di hadapan YAHWEH Elohim, sekaranglah waktunya untuk bertobat dan berpaling kepada Yeshua haMashiach (Yesus Kristus) dengan segenap hati, karena tanpa Dia tidak ada seorangpun dari kita yang bisa selamat melewati apa pun yang sedang bergerak mendekat dengan begitu cepat

Komentar

Popular posts

10 changes Jesus will bring

By Tim McHyde
my FREE article on the exciting Millennium changes...Big Changes When Jesus Returns - Including Pets Gone Vegetarian Since my last email to you, my world has frankly been turned upside down. Our autistic firstborn Zachary, 23, had to be taken to the ER due to not breathing well after some vomiting and fever. Rather than it being a mere flu, he had pneumonia and sepsis. This has landed him in the ICU where he is on a breathing tube and IV antibiotics. He literally almost died and the doctors are still not happy with his labs a week later (very low thrombocytes). I would appreciate your prayers for him. You can read the details, updates and answers to FAQs on this post for him. Thank you.

In extreme trials like this, I find it essential to deal with all lies and other negative thoughts (fear, worry, guilt, etc.) by rebuking them with positive truth from Scripture and reminding yourself of God's past good to you. As well, I find it comforting to remember that …

Pembangunan Bait Suci ke-3

*Pembangunan Bait Suci ke-3. Antikristus dan Rapture di depan mata kita!*
Salah satu topik yang paling hangat dibicarakan berkaitan dengan Akhir Zaman ialah pembangunan Bait Suci ke-3 di Yerusalem.  Pembangunan Bait Suci ini merupakan salah satu nubuatan yang akan segera digenapi.  Namun, terdapat banyak kendala yang menghambat pembangunannya, sebut saja Lokasi persis bangunan Bait Suci ke-3, apakah tabut perjanjian sudah ditemukan, dan bagaimana perkakas-perkakas Bait itu.  Bagaimana sebenarnya  kisah dan kelanjutannya, berikut adalah penjelasannya.
Pada 7 Juni 1967, selang beberapa hari setelah Israel mengambilalih kekuasaan atas Yerusalem, Moshe Dayan selaku Menteri Pertahanan Israel kala itu datang untuk pertama kalinya berdoa di Tembok Barat dari Bukit Bait Suci, dan ia menyatakan: "Kami telah mengembalikan tempat Maha Kudus kami dan kami tidak akan pernah meninggalkannya kembali". Shlomo Gorn, Rabbi kepala dari tentara Israel kemudian meniup "shofar" sebagai sy…

What God promised to tell me to do as the Elijah for the End of Times.

What God promised to tell me to do as the Elijah for the End of Times.

*And now He fulfill His promise, because this is the end of Times.

Note: Believe it or not, this article was written very carefully under guidance of Holy Spirit, because I do not know the meaning and unprepared to become a prophet of God. But thanks God, He is full of mercy.

Beginning
God call me in Oct. 2009 as His prophet in order to prepare so many people in His body of churches and nations for the End of Times. Before that, God asked me three times: "Do you love Me? Then shepherd My lambs." And I replied, "Yes, God. You know that I love You." At the time, I remembered that classic conversation between Jesus and Peter in John chapter 21. I tried to see how the relation of Jesus's question to Peter and God's question to me, but it is mystery.
Initially, I was so enthusiastic with this unexpected job from God to become His prophet, and at the time, a part of me said that it is a very …