Sabtu, 08 September 2018

DI BALIK AKAR MULTILINGUAL TEKS PANCASILA (Tulisan Pertama dari Tujuh Tulisan)

DI BALIK AKAR MULTILINGUAL TEKS PANCASILA
(Tulisan Pertama dari Tujuh Tulisan)

 

Oleh Dr. Bambang Noorsena

 

 

1. CATATAN PENGANTAR

Pada tanggal 19 September 1951 Bung Karno mendapatkan anugerah gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang ilmu Filsafat dari Universitas Gajahmada, Yogjakarta, karena jasanya  sebagai "pencipta Pancasila". Tetapi Bung Karno menolak istilah "pencipta", seperti yang dikemukakan oleh Prof. Notonagoro, karena Bung Karno hanya merasa sebagai "penggali Pancasila" (Notonagoro, 1984:17-18).

Menurut Notonagoro, asas-asas Pancasila meresap dan hidup terpelihara dalam hati bangsa Indonesia sebagai pembangunan hidup, yang telah lama berada. Sebagai "Way of life" bangsa Indonesia, nilai-nilai Pancasila tersebut telah terkandung dan tertanam dalam kebudayaan bangsa Indonesia dalam perjalanan sejarahnya yang panjang selama berabad-abad

 

2. DARI BAHASA MELAYU, SANSKERTA, ARAB, YUNANI, HINGGA LATIN

Apabila kita cermati, teks Pancasila terdiri dari 26 kata, masing-masing dapat dirinci 12 kata diambil dari bahasa Melayu, 8 kata hasil serapan dari bahasa Arab, 2 kata hasil serapan dari bahasa Sansekerta, 1 kata hasil serapan dari bahasa Yunani (muncul 2 kali), dan 1 kata dari bahasa Latin.

 

Selanjutnya, ke-26 kata dalam teks Pancasila tersebut bisa diuraikan secara etimologis kata demi kata sebagai berikut:

 

Pertama, yang berasal dari bahasa Melayu sebanyak 12 kata, yaitu kata-kata "Tuhan" (pada "Ketuhanan"), "esa", "dan", "satu" (pada "persatuan"), "pimpin" (pada "dipimpin"), "oleh", " dalam", "bagi",  "seluruh" masing-masing muncul satu kali, dan kata sambung "yang" muncul sebanyak 3 kali.

 

Kedua, yang berasal dari bahasa Arab sebanyak 8 kali, yang bisa diklasifikasi dalam 2 kelompok: Ada 5 kata dari bahasa Arab dengan makna yang sama, yaitu   عادل  "'adil" (pada kata "adil" dan "keadilan"),  أَدَبُ  "'adab" (pada kata "beradab"),  حِكْمَة  "hikmat", مُشَاوَرَة "musyawarah" (pada kata "permusyawaratan"), sedangkan 3 kata lainnya serapan dari bahasa Arab tetapi dipakai dalam makna yang berbeda, yaitu   وَكِيْلُ "wakil" (pada kata "perwakilan") yang muncul satu kali, dan 2 lainnya رعيّة  "rakyat" (pada kata "rakyat" dan  "kerakyatan").

 

Ketiga, yang diserap dari bahasa Sanskerta sebanyak 2 kata, yaitu महि "maha", मनुष्य  "manuya",  yang kemudian ditulis dengan ejaan Indonesia "manusia" (pada kata "kemanusiaan"), dan विचक्षण "vicaksana",  yang dieja dengan bahasa Indonesia "bijaksana" (pada kata "kebijaksanaan"), yang masing-masing muncul satu kali dalam sila kedua dan keempat.

 

Keempat, yang berasal dari bahasa Yunani 1 kata, yaitu "Indonesia" (berasal dari  νδός   "Indos" dan νσος "nesos" , yang muncul dalam teks Pancasila dua kali (sila ketiga dan kelima). Kata Yunani "Indonesia" ini sangat penting, karena muncul pada awal-awal kesadaran nasional kita dan kini menjadi nama untuk tanah air, bangsa dan negara kita yang tercinta.

 

Kelima, yang berasal dari bahasa Latin hanya 1 kata yaitu kata "sosial" (pada kalimat "Keadilan sosial"). Kata "sosial" berasal dari kata "socius" yang artinya kawan, sehingga kata ini bisa dimaknai sebagai solidaritas terhadap sesama, yang secara khusus dikaitkan dengan keadilan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.


 

3. CATATAN PENUTUP

Dari beragam bahasa yang digunakan dalam teks Pancasila tersebut membuktikan bahwa Pancasila digali tidak hanya berhenti pada lapisan zaman modern, zaman Islam, atau zaman Hindu-Buddha saja, melainkan dari staf-saf yang lebih tua lagi, yaitu dari  pra-Hindu-Buddha.  Buktinya, kata "esa" yang berasal dari bahasa Austronesia yang sangat kuno.

Tidak seperti yang disangka beberapa orang akhir-akhir ini, kata "esa" berasal dari bahasa Sansekerta atau Pali, karena istilah ini dijumpai dalam bahasa-bahasa rumpun Austronesia, dan menyebar luas pemakaiannya dalam bahasa Rote, Dayak, Tagalog, bahkan Malagasi, jauh sebelum era Hindu-Buddha. Fakta bahwa kata "esa", "isa", "asa', muncul dalam rumpun bahasa-bahasa Austronesia jauh sebelum zaman Hindu-Buddha, membuktikan bahwa kata ini bukan merupakan serapan dari bahasa Sanskerta atau Pali.

 

2018 © ISCS All Right Reserved


 




Victor Christianto
Founder of The Second Coming Institute, www.sci4God.com
Founder of www.DigiMBA.com, Preparing Leaders for 21st Century
Founder of www.acaraindo.com, Promoting cultural and music events in Jakarta and other cities
Founder of www.ketindo.com, A renewable energy consultant 
My books and papers can be found at:
 You can also check the Neutrosophic Journal: 

http://fs.unm.edu/NSS/NSSArticles.htm  

==
We love you all nations, but time is very very limited. Be hurry to repent and receive Jesus Christ. Find a guide to help you repent and receive Jesus Christ, in this link http://www.esnips.com/web/Guidetorepent,
http://www.esnips.com/web/RepentanceGuide.
Print this guide, copy as many as you can, and distribute this to as many countries as you can, including Asian countries such as China, Burma, Thailand, Campuchea, Laos, Srilanka, and Vietnam. Pray and ask to God first before you select a language for your country. That is the message: be hurry be very very very very very hurry to repent and receive Jesus Christ, all corners of the world.
Don't you know that Jesus Christ will come again soon? That is why you should be hurry and quickly to repent and do your repentance. Tweet this message quickly and distribute this message to as many countries as you can including to all your friends quickly, quickly, quickly today. Follow Jesus only at http://www.twitter.com/Christianto2013.
Send this message quickly to all your colleagues and to all your friends. Thank you, Jesus Christ already help you. 

blog: http://guidetorepent.blogspot.com, http://findtheTruthnow.blogspot.com,
http://evangelismwithsocialmedia.blogspot.com
guide: http://GoodNews.getfreehosting.co.uk/digfile/cms/index.php (login with 'visitor')
video: http://youtube.com/guidetorepent,
facebook: http://www.facebook.com/VChristianto,
and follow Jesus only at www.twitter.com/Christianto2013

**KINDLE BOOKS:
authorpage: http://www.amazon.com/-/e/B00AZEDP4E
Articles dictated by Jesus Christ. Book Two. http://www.amazon.com/dp/B00AYR3F9C
Articles dictated by Jesus Christ. Book One. http://www.amazon.com/dp/B00AYR6TJU
by Jesus Christ: How social darwinism ruin America and the World. http://www.amazon.com/dp/B00AZDJJQI
by Jesus Christ: Evangelism for Difficult People. http://www.amazon.com/dp/B00AZDJCLA
by Jesus Christ: How you can do Evangelism with Social Media. http://www.amazon.com/dp/B00AZDXZLI
by Jesus Christ: The Nicene Creed. http://www.amazon.com/dp/B00AZDYMJ2
by Jesus Christ: Logos, Memra, and other letter for Economists. http://www.amazon.com/dp/B00AZDY7JW
by Jesus Christ: our Father in Heaven prayer. http://www.amazon.com/dp/B00AZKZUNM
Some problems of Nuclear Energy development in Asia: A literature survey. http://www.amazon.com/dp/B00B4LW5ZW

Some papers at www.vixra.org:
www.vixra.org/abs/0912.0036
www.vixra.org/abs/0912.0037
www.vixra.org/abs/1001.0005
www.vixra.org/abs/1001.0003
www.vixra.org/abs/0912.0053

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

breaking news: China’s church leaders take a brave stand for freedom of religion

More than two hundred Chinese church leaders have issued a brave declaration calling for religious freedom, in an echo of the stands t...