Makna "PALUNGAN"

PALUNGAN

Shalom aleikhem, 
Banyak orang mengatakan bahwa Yesus lahir di tempat yang hina. Namun, Injil sendiri tidak pernah menyatakannya demikian. Palungan bukanlah simbol kehinaan, melainkan simbol penjagaan dan persiapan yang khusus.

Kata palungan (Yunani: phatnē) menunjuk pada tempat terbaik bagi anak domba. Dalam Mikha 4:8 disebutkan tentang Migdal Eder—menara kawanan domba. Targum menafsirkan ayat ini sebagai nubuat Mesianik:
"Dari engkau, hai menara kawanan, benteng jemaat Sion, kepadamulah akan datang Mesias Israel, dan akan datang kembali kerajaan yang semula bagi jemaat Yerusalem."

Migdal Eder bukanlah kandang domba biasa. Tempat ini diperuntukkan bagi domba-domba kurban. Para penjaganya berasal dari suku Lewi, yang bertugas memastikan bahwa domba-domba tersebut tetap tidak bercacat dan tidak bernoda. Karena itu, ketika seekor anak domba lahir, ia dibungkus dengan kain linen dan diletakkan di dalam palungan. Palungan adalah tempat paling aman dan paling layak bagi anak domba yang dipersiapkan untuk persembahan.
Yesus lahir sebagai Anak Domba Tuhan. Karena itu, palungan justru merupakan tempat yang paling tepat bagi kelahiran-Nya.

 Secara manusiawi, palungan mungkin dipandang hina. Namun secara teologis, palungan adalah tempat yang mulia—tempat yang dipersiapkan dengan penuh kehati-hatian bagi kelahiran Anak Domba yang kudus. Bapa surgawi begitu berhati-hati sehingga menaruh bayi Yesus di dalam palungan; inilah bentuk pemeliharaan ilahi sejak awal kehidupan-Nya.

Dalam beberapa tradisi dan tulisan Bapa-Bapa Gereja disebutkan bahwa Yesus lahir di sebuah gua. Hal ini sejalan dengan pemahaman bahwa palungan pada masa itu sering kali dibuat dari batu dan berbentuk seperti ceruk atau gua kecil. Dengan demikian, palungan bukan hanya tempat perawatan, tetapi juga tempat perlindungan.
Palungan, oleh karena itu, bukanlah tempat kehinaan, melainkan tempat yang disucikan oleh tujuan ilahi. Jika manusia memandangnya rendah, itu adalah soal perspektif manusia, bukan hakikat di hadapan Bapa.

SELAMAT HARI NATAL 2025*

*note: meneruskan  dari seorang sahabat. (25 Des. 2025) 



Komentar

Postingan Populer