Langsung ke konten utama

Korban

Korban

Teks: Yes. 53:10-12
10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Shalom, selamat malam saudaraku. Sebuah artikel yang baru dirilis hari ini menyatakan bahwa harapan terakhir bagi bangsa Amerika bukanlah salah satu partai, namun hanya pada Yesus.(1) Entah Anda setuju atau tidak dengan pernyataan tersebut, memang salah satu pertanyaan yang kerap diperdebatkan oleh para teolog dan sejarawan adalah: mengapa Yesus sampai disalibkan? Apakah ia korban keadaan politik saat itu, ataukah Dia memang datang ke bumi untuk menjadi korban tebusan bagi seluruh dosa umat manusia? Tulisan kali ini ingin memfokuskan pada makna istilah "korban."

a. Korban politik (3)(5)
Beberapa teolog, biasanya yang cenderung liberal, menyatakan bahwa Yesus adalah korban situasi politik saat itu. Ia sengaja dikorbankan oleh para tua-tua Yahudi demi menyelamatkan reputasi mereka sebagai tokoh masyarakat, sambil menjaga stabilitas nasional di bawah regim Romawi.
Benarkah demikian? Sore tadi saya dan beberapa rekan pemuda di gereja menyaksikan ulang film yang sangat bagus yaitu: "Passion of the Christ." Film yang digarap oleh Mel Gibson itu diawali oleh doa Yesus di taman Getsemani.
Tidak nampak di situ bahwa Ia sedang tersudut secara politis, Ia justru sedang memohon kepada Bapa agar tugas seberat itu boleh diangkat dari pundak-Nya. Kisah ini sangat dekat dengan penuturan keempat Injil. Dengan kata lain, Yesus berdialog dengan Bapa sebelum Ia dengan rela menyerahkan nyawa-Nya ke tangan prajurit-prajurit yang menangkap-Nya.
Jadi teori korban politik ini jelas bisa dikesampingkan.

b. Korban pengkhianatan
Bisa juga dikemukakan hipotesis bahwa Yesus adalah korban pengkhianatan atau dijebak oleh Yudas murid-Nya sendiri.
Memang ada tokoh-tokoh besar seperti misalnya Julius Caesar dan JFK yang dikhianati oleh orang-orang terdekat mereka. Namun, sekalipun Yesus memang dikhianati oleh Yudas, Yesus telah tahu dari semula bahwa salah satu dari murid-Nya adalah Iblis.
Bahkan ada sementara orang yang berkeyakinan bahwa nabi Allah tidak mungkin kalah, jadi mereka lalu mengajukan hipotesis penggantian, yang intinya bahwa sebenarnya yang disalibkan adalah Yudas yang telah diubah wajahnya menjadi mirip Yesus. Ini jelas bukan suatu gagasan yang alkitabiah.
Jadi hipotesis ini juga pupus dengan sendirinya, jika saja Anda mau menelaah Injil dengan serius.

c. Korban tebusan (2)
Hanya ada satu kemungkinan lagi yang tersisa, bahwa Yesus Sang Putra Allah itu sengaja diutus oleh Bapa untuk turun ke dunia yang fana ini. Ia menerobos masuk ke dalam sejarah manusia yang carut-marut dengan satu tujuan, yakni membebaskan manusia dari belenggu dosa dan hukuman maut sebagai akibatnya.
Untuk itu, keadilan Allah menuntut hukuman yang setimpal akan pemberontakan manusia, maka Yesus rela menyerahkan hidup-Nya untuk menerima murka Allah yang demikian dahsyat itu, supaya barangsiapa yang percaya kepada Yesus tidak akan binasa melainkan beroleb hidup yang kekal.
Itulah yang dimaksud dengan keadilan penebusan atau redemptive justice.
Ada sebuah disertasi beberapa tahun lalu di Vrije Universiteit, karya seorang anak bangsa, yang mengupas makna istilah Yesus sebagai korban.(3) Tentunya ini bacaan yang bisa dirujuk khususnya jika seorang hendak menyampaikan kabar baik dalam konteks masyarakat plural.

Pesan moral
Lalu apakah pesan moral yang dapat kita petik dari pengorbanan Yesus di atas kayu salib? Setidaknya ada tiga hal yang perlu kita perhatikan:
1. Tentu kita mesti merenungkan betapa setiap tetes darah dan bilur-bilur Yesus itu menebus dan menyucikan natur kemanusiaan kita yang penuh dosa.
2. Namun juga hendaknya umat Kristen tidak boleh naif dan buta akan situasi politik, kita perlu menerobos ke dalam kefanaan politik, lalu mengangkatnya menjadi drama kolosal akan karya penyelamatan Allah melalui Yesus Kristus. Itulah misi Yesus yang sesungguhnya.
3. Dan yang terakhir, kematian Yesus sebagai korban yang kudus menunjukkan bahwa Dialah Anak Domba Allah yang mati untuk mengangkut dosa manusia. Dialah Mesias yang sejati, dan hanya di dalam nama-Nya ada jaminan akan keselamatan dan hidup kekal.(4)(6) Itulah juga yang coba disampaikan dalam pesan wasiat Rabi Kaduri yang terkenal, yang menulis bahwa Mesias yang sejati itu adalah Yehoshuah. Namun sayangnya para ahli Yudaisme dan kebanyakan orang Yahudi meremehkan wasiat tersebut.(7)

versi 1.0: 28 januari 2017, pk. 22:49
VC

Referensi:
(1) http://www.therepublic.com/2017/01/28/jesus_not_politicians_represents_our_hope/
(2) W.S. Wibowo. Jesus as kurban: Christology in the context of Islam in Indonesia. Dissertation submitted to Vrije Universiteit, 2015. Url: http://dspace.ubvu.vu.nl/bitstream/handle/1871/52092/complete_dissertation.pdf?sequence=1
(3) http://www.gospel-mysteries.net/crucifixion-jesus.html
(4) Martin Hengel. Crucifixion. London: SCM Press Ltd., 1977
(5) http://bloggist-riobatubara.blogspot.co.id/2011/04/korban-yesus-dalam-surat-ibrani.html
(6) Jurgen Moltmann. The crucified God. London: SCM Press Ltd., 1974
(7) http://www.triumphpro.com/rabbi-kaduri-and-yeshua.pdf


Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013
Phone: (62) 812-30663059
***Papers and books can be found at:
http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
Http://id.linkedin.com/pub/victor-christianto/b/115/167
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://www.amazon.com/Jesus-Christ-Evangelism-Difficult-ebook/dp/B00AZDJCLA
Http://gospel.16mb.com
http://www.kenosis4mission.tk
http://www.twelvegates.tk

Komentar

Popular posts

10 changes Jesus will bring

By Tim McHyde
my FREE article on the exciting Millennium changes...Big Changes When Jesus Returns - Including Pets Gone Vegetarian Since my last email to you, my world has frankly been turned upside down. Our autistic firstborn Zachary, 23, had to be taken to the ER due to not breathing well after some vomiting and fever. Rather than it being a mere flu, he had pneumonia and sepsis. This has landed him in the ICU where he is on a breathing tube and IV antibiotics. He literally almost died and the doctors are still not happy with his labs a week later (very low thrombocytes). I would appreciate your prayers for him. You can read the details, updates and answers to FAQs on this post for him. Thank you.

In extreme trials like this, I find it essential to deal with all lies and other negative thoughts (fear, worry, guilt, etc.) by rebuking them with positive truth from Scripture and reminding yourself of God's past good to you. As well, I find it comforting to remember that …

Pembangunan Bait Suci ke-3

*Pembangunan Bait Suci ke-3. Antikristus dan Rapture di depan mata kita!*
Salah satu topik yang paling hangat dibicarakan berkaitan dengan Akhir Zaman ialah pembangunan Bait Suci ke-3 di Yerusalem.  Pembangunan Bait Suci ini merupakan salah satu nubuatan yang akan segera digenapi.  Namun, terdapat banyak kendala yang menghambat pembangunannya, sebut saja Lokasi persis bangunan Bait Suci ke-3, apakah tabut perjanjian sudah ditemukan, dan bagaimana perkakas-perkakas Bait itu.  Bagaimana sebenarnya  kisah dan kelanjutannya, berikut adalah penjelasannya.
Pada 7 Juni 1967, selang beberapa hari setelah Israel mengambilalih kekuasaan atas Yerusalem, Moshe Dayan selaku Menteri Pertahanan Israel kala itu datang untuk pertama kalinya berdoa di Tembok Barat dari Bukit Bait Suci, dan ia menyatakan: "Kami telah mengembalikan tempat Maha Kudus kami dan kami tidak akan pernah meninggalkannya kembali". Shlomo Gorn, Rabbi kepala dari tentara Israel kemudian meniup "shofar" sebagai sy…

What God promised to tell me to do as the Elijah for the End of Times.

What God promised to tell me to do as the Elijah for the End of Times.

*And now He fulfill His promise, because this is the end of Times.

Note: Believe it or not, this article was written very carefully under guidance of Holy Spirit, because I do not know the meaning and unprepared to become a prophet of God. But thanks God, He is full of mercy.

Beginning
God call me in Oct. 2009 as His prophet in order to prepare so many people in His body of churches and nations for the End of Times. Before that, God asked me three times: "Do you love Me? Then shepherd My lambs." And I replied, "Yes, God. You know that I love You." At the time, I remembered that classic conversation between Jesus and Peter in John chapter 21. I tried to see how the relation of Jesus's question to Peter and God's question to me, but it is mystery.
Initially, I was so enthusiastic with this unexpected job from God to become His prophet, and at the time, a part of me said that it is a very …