Minggu, 26 Maret 2017

Kuasa Gelap Bangkit Kembali di Dunia

*Kuasa Gelap Bangkit Kembali di Dunia, Kata Rabbi Yahudi Memperingatkan*
Date: Februari 20, 2017

Pemimpin spiritual Yahudi terkemuka, Rabbi Nir Ben Artzi memperingatkan bahwa ilmu sihir dan kuasa gelap sedang bangkit kembali di dunia. Rabbi meyakini bahwa kuasa kebaikan dan Elohim akan menang pada akhirnya, sambil memberikan nasihat tentang bagaimana melawan peperangan rohani ini sambil memperhatikan tanda-tanda kedatangan Messias yang semakin jelas dalam situasi sekarang.

Rabbi Ben Artzi memperingatkan bahwa kuasa gelap bangkit kembali di dunia, dan berusaha untuk merebut kekuasaan Elohim.

"[Elohim] memerintah dunia, dan bukan kuasa pencemar. Para penyembah Iblis memandang kepada bintang-bintang dan meramal dengan cangkir teh, memakai kartu tarot, dan metode-metode lainnya. Mereka percaya bahwa hal ini menguasai masa depan," kata rabbi.

"Orang-orang Yahudi tidak perlu meramal untuk melihat masa depan. Kita orang-orang Yahudi memilih masa depan kita sendiri. Ada masa depan yang baik dan buruk. Kita memilih masa depan terbaik yang ada dengan Sepuluh Perintah, mitzvot (menjalankan perintah-perintah Torah), yang pertama: doa-doa dalam hubungan dengan HaShem (YHWH) dan kemudian 'kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.' Ini adalah isi seluruh Torah dan jalan-jalan kehidupan di hadapan Torah."

Rabbi Ben Artzi membandingkan orang-orang yang berusaha melawan Israel modern dengan Firaun dan para penyihir jahatnya, yang memakai sihir kegelapan dalam usaha sia-sia untuk menentang kehendak Elohim.

"Sesudah setiap tulah, para penyihir Firaun dan para penyembah ilah-ilah, berbicara kepada dewa-dewa dan kuasa-kuasa Satan, berusaha menyingkirkan tulah, ketimbang meminta pertolongan dengan bersujud dan berteriak kepada Mosheh (Musa) untuk menghentikan tulah berikutnya. Mereka mengerti dan tahu bahwa Force Majeure di atas segala sesuatu adalah HaKadosh Baruch Hu (Yang Maha Kudus, Diberkatilah Dia), yang menguasai dunia dan kuasa-kuasa pencemar: paganisme, penyembahan ilah-ilah, pembacaan serbuk kopi, kartu tarot, peramal-peramal nasib."

Rabbi menasihatkan taktik berdasarkan Torah untuk melawan kekuatan sihir yang menyerang bangsa Israel. Dia menjelaskan bahwa hal-hal tersembunyi tidak bisa dikutuk, menggambarkan ini dengan mengutip dari Talmud (Baba Metzia 42a): "Segala sesuatu yang tersembunyi, di dalamnya terdapat berkat".

"Pemerintah Israel dalam segala keputusannya harus merahasiakannya dan mereka dilarang mengungkapkannya secara terbuka. Segala sesuatu yang tersembunyi memiliki berkat di dalamnya," kata Rabbi Ben Artzi. "Pemerintah tidak perlu menyombongkan diri, mempublikasikan, membanggakan diri, atau bertindak dengan kesombongan. Mereka perlu bertindak dengan kerendahan hati, diam-diam, dan tersembunyi."

"Pemerintah Israel harus memutuskan undang-undang baru, dan tidak ada orang luar yang boleh mengintervensi keputusan-keputusan pemerintah."

"Meskipun difitnah, Perdana Menteri Israel tidaklah menyerah. Dia bijaksana dan memahami, tidak terintimidasi oleh klaim-klaim yang meresahkan dan mencelakakan. Dia mengatur segala sesuatu dan sangat disayangkan, itu melukai setiap pemerintah-pemerintah lain. Sayap kiri melakukan segala sesuatu kepadanya supaya dia mengundurkan diri, kemudian ingin terus melangkah maju. Jika ia mengundurkan diri, pemerintahan akan runtuh, akan ada pemilu baru dan sayap kanan akan bangkit kembali," jelas Rabbi.

"Sekutu-sekutu terbaik Israel, menempati posisi pertama di dunia dalam bidang obat-obatan, ekonomi, pertanian, dan ilmu pengetahuan. Bersama Israel dan orang-orang Yahudi, orang-orang luar biasa yang terbaik, murah hati sedang berjalan menuju yang terbaik, dan karenanya mereka dibenci. Israel memiliki musim dingin yang baik, curah hujan yang baik – segala sesuatunya baik di Israel! Orang-orang Yahudi Israel dilarang untuk meninggalkan tanah Israel, dilarang!" tegas Rabbi.

"Tanah suci ada di Israel, tempat maha kudus ada di Israel. Ada kesakitan besar di surga dan bumi yang bergabung di kota-kota dan pemukiman-pemukiman. Jika kita semua bersatu, seperti satu manusia dengan satu hati, tidak akan ada celaka di Israel."

Selanjutnya Rabbi Ben Artzi menjelaskan situasi Timur Tengah dan dunia sekarang ini.

"Pasukan Pertahanan Israel tidak boleh mempublikasikan setiap tindakan. Untuk bertindak diam-diam, tidak terbuka di muka umum – dan terus melaju. Bangsa-bangsa Arab sekarang bukanlah bangsa Arab dalam Perang Enam Hari, ketika mereka tertutup dan terkucilkan. Bangsa-bangsa Arab sekarang ini canggih, berpendidikan tinggi dan punya keberanian dan keyakinan."

Terowongan-terowongan Gaza sekarang siap dan terorganisir, dengan villa-villa dan pondok-pondok. Itu semua penuh rudal-rudal dan setiap saat mereka menginginkan Tanah Suci Israel, pusat bumi.

Di Mesir, Presiden Sisi memahami, tidak mau mengambil resiko, waspada dan curiga. ...
Sisi tidak memperhitungkan setiap orang yang mau menjalankan kepercayaan dan keyakinannya, tidak percaya siapa pun di sekitarnya, dan memelihara perdamaian dengan Tanah Israel.

Turki: Erdogan takut, bahkan kepada lawan-lawannya, menjadikan gerakan-gerakannya sulit dan problem-problem sulit dan mereka ingin mencelakainya.

Iraq tidak memiliki dasar, sedang jatuh dan hancur berkeping-keping setiap hari.

Iran sedang menguji AS dan kekuatan Trump dan bagaimana mengendalikannya. Berdasarkan tes-tes yang mereka lakukan, mereka ingin tahu siapa Trump, bagaimana menghadapinya, jika terjadi sengketa atau menarik diri.

Trump suka bekerja diam-diam dalam urusan besar, bukan dengan keangkuhan.

Russia, utamanya menjual persenjataan dan amunisi, itu kendalinya.

Yordania penuh dengan pengungsi, hidup dan mati. Menunggu berdirinya, kiranya HaShem (YHWH) melarang, sebuah negara Palestina.

Lebanon tidak tahu siapa itu siapa, apa yang ada di masa depan.

Hezbollah dan Nasrallah kekurangan jumlah persenjataan, amunisi dan para prajurit ketakutan.

Syria hancur berkeping-keping, ia tidak akan bangkit kembali dan tidak ada pertolongan.

Eropa sangat kesulitan dan penuh sesak dengan Muslim, mereka memakannya hidup-hidup.

"Keberadaan Anti-Semitisme sedang bertumbuh dan bertumbuh dan bertumbuh di Eropa dan AS. Di mana pun di dunia dimana ada Muslim, para pengungsi dan para penyusup – mereka mengejar-ngejar orang-orang Yahudi."

"Orang-orang Yahudi baik laki-laki maupun wanita yang berasimilasi dengan Goyim (bangsa-bangsa lain), jiwa mereka  meninggalkan mereka dan tergantung di antara surga dan bumi."

"Semua penerima suap, pencuri, penipu yang hidup di balik selubung Yahudi, orang-orang bejat, suka dipuji-puji – semuanya akan diungkapkan."

"Di Israel segala sesuatunya baik! Di luar tanah Israel, bencana-bencana alam dan hujan badai, banjir dan roh-roh jahat yang sangat kuat, dan gempa-gempa bumi."

Rabbi Ben Artzi menutup khotbahnya dengan janji kedatangan Messias untuk membebaskan orang-orang Yahudi.

"Semua kisah-kisah tentang bintang-bintang di langit – Tanah Israel dilindungi dan dipelihara! Tanah Israel bersiap untuk menerima puluhan juta orang-orang Yahudi, tinggal di Israel untuk selama-lamanya. Akan ada Pembebasan, Messias dan Bait Suci Ketiga."

"Messias sedang bekerja, menjalankan dan melindungi perbatasan-perbatasan Israel dari atas. Tiang awan melindungi dan menjaga perbatasan-perbatasan Israel dan seluruh Yahudi akan berusaha memelihara dirinya sendiri. Jika tidak ada Messias sekarang ini, dalam generasi ini, dunia ini tidak akan ada. Messias sedang bergerak di atas seluruh dunia dan perbatasan-perbatasan Israel mulai petang sampai fajar. Tidak ada jiwa-jiwa yang bangkit dan melanggar perbatasan-perbatasan Israel. Pencipta menciptakan di dalam Messias belas kasihan yang tidak terbatas. Di dalam Messias ada belas kasihan yang tidak berakhir dan kesakitan besar karena Dia belum dinyatakan secara terbuka."

"Tujuan Messias adalah meluruskan manusia dan Israel dan seluruh dunia. Messias akan membongkar dan menghancurkan kuasa pencemar di dunia, untuk membebaskan orang-orang Yahudi dan menyelamatkan mereka ke dalam hidup yang kekal," tutup Rabbi Ben Artzi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar